Bintang NBA Terbaik Sepanjang Masa

National Basketball Association (NBA) adalah sebuah liga impian dari para pebasket yang ada di seluruh dunia sehingga tak sedikit yang memimpikan menjadi pemain yang dapat bermain di sana.
Dengan label tersebut, klub-klub yang bersaing dalam kejuaraan NBA pun berlomba untuk meracik skuad terbaiknya demi meraih gelar di dalam kancah liga basket tertinggi Amerika Serikat ini.

Penghargaan Most Valuable Player (MVP) adalah sebuah penghargaan yang pertama kali diberikan kepada Bob Pettit dari St Louis Hawks, yaitu pada tahun 1956. Awalnya, penghargaan MVP ini dipilih oleh sesama pemain liga. Tetapi dari musim 1979-1980 dan juga seterusnya, pemilih berasal dari mereka kalangan wartawan koran dan juga reporter televisi, serta radio olahraga yang berasal dari Amerika Serikat dan Kanada.

Bintang NBA Terbaik Sepanjang Masa

Kareem Abdul-Jabbar adalah pemain yang memiliki paling banyak penghargaan MVP dalam sejarah NBA dengan enam trofi. Tidak jauh di belakangnya ada pemain Michael Jordan dan Bill Russell dengan lima penghargaan MVP. Sebelumnya, terdapat beberapa poin penilaian untuk menjadi pemain MVP. Di antaranya adalah rekor, keterampilan dalam bermain basket hingga dampak pemainnya terhadap tim tersebut. Berikut ini akan kita bahas beberapa di antaranya pemain NBA terbaik yang mendapatkan penghargaan MVP.

Michael Jordan: 1995 – 1996

Karir Jordan pada musim 1995 – 1996 berjalan dengan baik. Ia menjadi pemain yang berhasil memenangkan MVP liga, dinobatkan sebagai pemain MVP All-Star Game Chicago Bulls. Ia memang berhasil menjadi pemain yang memenangkan 72 pertandingan pada musim reguler dan berhasil memenangkan kejuaraan keempatnya.

Yang membuat catatan Jordan menarik adalah, pada musim 1995 – 1996 adalah musim liga pertama setelah dirinya memutuskan untuk berhenti bermain basket. Selama dua tahun beristirahat, Jordan bermain di liga baseball minor, seperti yang dilansir dari Nba.com

Setelah kembali ke olahraga basket, kemampuannya untuk mendominasi lapangan di tahun pertama setelah berhenti merupakan sebuah rekor yang sangat menakjubkan. Alasan mengapa Jordan berada di dalam daftar nomor 10 adalah, tim Chicago Bulls, berisi pemain-pemain hebat lainnya seperti Scottie Pippen dan Dennis Rodman.

Oscar Robertson: 1963 – 1964

Oscar Robertson secara resmi mencatat rata-rata sebagai triple-double, untuk satu musim hanya di tahun kedua penampilannya di dalam ajang NBA. Meski begitu, ia selalu nyaris mencatat rata-rata triple-double dalam musim-musim berikutnya. Pada tahun 1963-1964, ia berhasil membantu Cincinnati Royals mencetak 55 kemenangan dan juga 25 kekalahan sepanjang musim. Mereka akhirnya gagal melawan Boston Celtics di dalam Final Wilayah Timur.

Robertson tercatat sebagai seorang pemain yang berhasil mencetak rekor assist dan persentase lemparan bebas terbanyak. Ia juga menjadi pemain yang menempati urutan ke-2 dalam mencetak poin dalam persentase poin lapangan. Triple-double Sendiri merupakan sebuah istilah dalam permainan bola basket saat seorang pemain berhasil mencetak 2 digit angka atau 10 poin keatas, untuk 3 kategori pencapaian, misalnya 55 point, 12 rebound dan juga 10 assist.

Russell Westbrook: 2016 – 2017

Russell Westbrook menjadi pemain kedua yang ada di dalam sejarah NBA dengan rata-rata triple-double selama satu musim reguler mereka. Bagian luar biasa dari musim 2016 – 2017 adalah, jika umumnya seorang pemain membutuhkan waktu istirahat diantara beberapa pertandingan tertentu. Namun bagi Westbrook, ia sudah bermain di 81 dari 82 pertandingan. Memang, Oklahoma City Thunder membutuhkan sebuah kontribusi triple-double Westbrook. Dari semua game yang sudah ia mainkan, Oklahoma berhasil memenangkan 78,5% dari permainan mereka (33-9).

Meski Westbrook berpenampilan gemilang, rekornya tersebut tidak mampu membantu Oklahoma City Thunder melangkah lebih jauh dari putaran pertama dari babak playoff. Timnya kalah dari Houston Rockets dengan skor 1-4. Tahun itu, Golden State Warriors keluar sebagai seorang juara NBA 2016 – 2017.

Kareem Abdul-Jabbar: 1970 – 1971

Kareem Abdul Jabbar mencatat rekor di atas pada saat usianya 23 tahun untuk tim Milwaukee Bucks di musim kedua karirnya. Pencurian (steal) dan blok (block) bahkan tidak dihitung saat itu. Maka dapat anda bayangkan berapa banyak blok yang dilakukan dengan mempertimbangkan fakta, bahwa Jabbar melakukan rata-rata 2,6 blok selama 16 tahun?

Sungguh prestasi yang fantastis bagi Jabbar. Hanya dalam musim keduanya, ia berhasil mencatat kemenangan terbaik kedua per 48 menit dalam sejarah NBA. Tentunya dibandingkan dengan setiap musim MVP lainnya. Salah satu hal yang juga berhasil membuat musim 1970 – 1971 lebih manis adalah, bahwa Bucks keluar sebagai seorang juara NBA. Penghargaan MVP ini adalah penghargaan pertama dari banyaknya penghargaan Jabbar yang akan datang.

Wilt Chamberlain: 1959 – 1960

Wilt Chamberlain telah berhasil memenangkan penghargaan MVP empat kali di dalam karirnya. Masing-masing dari musim-musimnya tersebut, ia berhasil mencetak angka-angka yang luar biasa, dikutip dari Espn.com. Meski begitu, angka rata-rata untuk seorang rookie tidak pernah terdengar.

Menjadi seorang MVP di dalam musim rookie-nya adalah alasan besar mengapa Chamberlain mendapatkan gelar MVP of The Year. Pada debutnya tersebut, ia berhasil mencatat 43 poin, 28 rebounds dan akurasi tembakan 63.0%. Jumlah angka yang besar akibat dari permainan cepat yang biasa diterapkan dalam tim NBA di masa lampau.

LeBron James: 2008 – 2009

LeBron James tidak semuda Chamberlain apapun juga Kareem saat meraih gelar sebagai MVP NBA. Namun meski begitu, di usianya yang masih 24 tahun, ia sudah berhasil mendominasi liga NBA. ESPN mencatat, ia berada di posisi puncak (Player Efficiency Rating), atau posisi ke-2 sebagai pencetak poin terbanyak dan masuk ke dalam 10 besar assist dan rebound terbanyak.

Dia juga turut membawa Cleveland Cavaliers meraih 66 kemenangan dalam NBA. Dia juga menjadi yang terbaik dan juga terbanyak dalam mencetak poin, rebound, assist dan juga blok. Hanya ada empat pemain yang bisa melakukan semuanya dalam sejarah NBA. Tahun 2008 – 2009 merupakan tahun MVP James yang pertama dari empat MVP yang telah berhasil ia koleksi.

Shaquille O’Neal: 1999 – 2000

O’Neal adalah seorang pemain basket yang paling mendominasi sepanjang sejarah NBA. Angka-angka statistik lah yang berbicara sendiri, dikutip dari Latimes.com. Jika rata-rata tidak cukup, voting MVP juga turut mendominasinya. Sebelum musim 1999 – 2000 bergulir, O’Neal telah berhasil membuktikan dirinya sebagai pemain defensif yang perannya cukup dominan. Namun memang pada musim tersebut, ia benar-benar memamerkan kehebatannya dalam bertahan.

Demikian itulah beberapa pemain basket NBA yang berhasil meraih gelar MVP. Tentunya untuk mendapatkan gelar tersebut membutuhkan sebuah usaha yang tidak mudah, perlu adanya sebuah prestasi yang didapatkan selama bertanding dalam liga NBA. Semoga dengan adanya informasi tersebut dapat menambah wawasan anda dalam permainan basket. Terimakasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *